EXCELLENCY

BEST PROCESS PRODUCING BEST RESULT

Archive for the ‘Short Diary’ Category

Nyanyian HATI

Posted by yohaneswibowo on January 14, 2010

Hidup sekarang ada karena kemarin
dan esok ada karena sekarang..

Ada yang datang ada yang pergi
ada yang lama dan ada yang baru
Ada yang datang berurai air mata
Ada yang datang dengan segenggam harapan.

Mereka yang pergi karena berlari
berlari karena melarikan diri
dan berlari karena mengejar mimpi

Hidup sekarang ada karena kemarin
dan esok ada karena sekarang..

Mereka yang datang karena berlari
berlari karena melarikan diri
dan berlari karena mengejar mimpi

Ada yang diam
diam dan berputar-putar
berputar-putar karena takut pergi
dan berputar-putar karena takut datang

Hidup ini mahal kawan…
hidup ini hanyalah sekali
bagaikan air mengalir yang meninggalkan jejak basah.
Air mengalir bukan karena dia ingin mengalir
air mengalir karena harus pergi dan memenuhi bumi.
Bergerak, terguncang, dan terhantam karena ditarik gravitasi.

Hidup sekarang ada karena kemarin
dan esok ada karena sekarang..

Ini hanyalah puisi
sekedar nyanyian hati.
Janganlah dimaki
dan jangan kau tangisi…

*Terinspirasi oleh seorang sahabat

Posted in Short Diary | Leave a Comment »

Dengarlah Curhatku =) (yang ini bukan lagunya Vierra :D)

Posted by yohaneswibowo on December 8, 2009

Kenyang setelah menghabiskan soto daging dan makan sate with my Father @Makul (Malang kuliner), sementara minum sebotol teh dalam botol yang dingin (eitss awas ngiler) tiba2 teringat kejadian sekitar 7 thn yg lampau…..

Saat itu aku sendirian di flat nemenin papaku yg lagi pengobatan di Mount Ellyzabeth Hospital di singapore karena penyakit kanker. Inget banget saat papaku lapar dan aku bikinin semangkok bubur buat papaku, pengennya sih bikin bubur hongkong (itu lho bubur yang sementara panas2 di tarus telor di atasnya), entah mengapa tiba2 ga jadi karena kuningnya pecah en alhasil kuninglah buburnya, dan rada amis. Padahal aku tau banget kalau bokap lagi laper bgt. Ehm mau ga mau aku sajikan aja di mangkuk dan coba ambil sebungkus abon, berharap bisa mengurangi aroma amisnya. Aku panggil papaku dari kamarnya (waktu itu kita sewa flat di sebelah Mount E.) dan dia duduk di depan mangkuk bubur hongkong yg ga jadi hahahah… papaku sambil makan sambil sedikit nyengir2 karena rasanya yg pasti rada aneh karena kuningnya pecah :) tapi sambil senyum dia paksakan untuk makan sampai abis, sementara aku nungguin di dekatnya sambil harap2 cemas wkwkwkwk….

Tiba2 ini yang aku rasakan… Papaku abisin itu bubur karena ga mau aku kecewa dan mau menghargai apa yang anaknya buat meskipun rasanya ga enak, aku yakin banget sama perasaan itu. Karena kondisi sakit papaku waktu itu agak parah dan cuman bisa berharap sama Tuhan dan siap buat segala kemungkinan yang ada. So yg ada di dalam benaknya cuman pengen Hidup memberi arti bagi orang2 yang dia sayangi. Setelah beres makan papaku kembali ke kamarnya, dan aku mencuci peralatan makannya sambil mulai berlinang air mata (wkwkwk biarin ah ketahuan nangis di sini), belum pernah aku ngerasain hancur hati seperti itu…. OMG suwer tuh bubur rasanya pasti gak enak, tapi buat bokapku tuh bubur bagi dia rasa CINTA dan KASIH seorang anak (ciehhhh narsis banget sih eke bow wkwkwk) so dia ga peduli rasanya apa, tp buat dia bahagia banget kalau bisa habisin semangkok bubur itu….

Jujur kadang kala aku sering ribut mulut kecil sama bokap karena kita berdua punya karakter yang sama2 kerasnya, tapi sesudah itu ya udah beres ga disimpan2 lagi. Aku akuin kadang nyesel banget klo rada kasar ke bokap. Belakangan rada stress karena merasa pekerjaan belum terlalu mantabh padahal pengen bisa pensiunkan bokap secepat mungkin, For your info, setelah bokap bangkrut dia masih coba bangkit lagi buat biayai aku dan adikku yg masih kuliah, meskipun sekarang tinggal adikku aja. Bokap usia sudah 60 thn lebih, sedih rasanya di masa pensiunnya bokap masih harus kerja seperti itu, pengen bisa beliin rumah dan mobil yang bagus, dilain sisi pengen juga nabung buat masa depan. Tapi aku percaya masa depan ditangan Tuhan saat aku lakukan bagianku dengan tekun.

1hal yang aku belajar banget dari bokap, diluar segala kekurangannya, dia pribadi yang rendah hati dan hidupnya memberi arti bagi orang lain. Pernah suatu saat bantuin orang yg ga punya duit buat beli becak supaya punya pekerjaan, kadang kalau sore hari bisa ngobrol2 sama bapak2 tua pengemis di depan toko yg lagi berteduh karena hujan. Ga pernah dia beda2kan orang karena status sosial, bahkan ditengah2 kekuranganpun selalu memberi kepada orang yang membutuhkan pertolongan.

Sebagai orang yang lebih muda, kadang merasa terpacu buat belajar rendah hati dan mempunyai hidup yang memberi arti kepada orang lain, seperti apa yang papaku teladankan. Kadang ada rasa malu, aku orang yang aktif di dalam gereja, tapi ternyata papaku jauh lebih “KRISTEN” ketimbang diriku. Beliau jauh lebih meneladani ajaran Kristus ketimbang diriku. Kata2 ini mulai terpampang buat diriku sendiri : “AYO BELAJARLAH UNTUK RENDAH HATI DAN MEMPUNYAI HIDUP YANG MEMBERI ARTI BUAT ORANG LAIN, BERHENTI MENGASIHANI DIRI SENDIRI DAN JANGAN HANYA BERFOKUS PADA MASALAH PRIBADI”

“namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”(Gal2:20)

Posted in Short Diary | Leave a Comment »

LOVE STORY

Posted by yohaneswibowo on November 20, 2009

“Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.”

(Song of Solomon8:6-7)

Seorang pria berhenti di sebuah toko bunga untuk memesan beberapa tangkai bunga untuk dikirimkan ke ibunya, yang tinggal dua ratus mil jauhnya. Saat ia keluar dari mobilnya, ia melihat seorang gadis kecil sedang duduk menangis diluar toko bunga. Karena kasihan, ia bertanya kepada gadis itu ada apa. Si gadis kecil menjawab, “Aku mau membeli setangkai mawar merah untuk ibuku, tetapi aku cuma punya satu dolar, dan harga mawar itu tiga dolar.”

Karena terharu oleh keinginan gadis kecil ini untuk menyenangkan ibunya, pria itu berkata, “Ayo ikut aku. Kubelikan mawar untukmu.” Gadis kecil tersebut penuh terima kasih. Pria itu pun membeli setangkai mawar untuk gadis kecil itu dan memesan bunga untuk ibunya sendiri.

Saat mereka meninggalkan toko, ia menawarkan kepada gadis kecil tersebut tumpangan sampai kerumahnya. Dengan terkejut, gadis kecil itu menjawab, “Ya, terimakasih! Anda bisa mengantarku ke ibuku!” Ia menunjukkan jalan kepada pria itu ke pemakaman setempat dan dengan penuh kasih ia menaruh mawar tersebut di atas makam ibunya yang baru ditimbun.

Pria tersebut kembali ke toko bunga, membatalkan pesanannya, ia hanya memilih seikat mawar merah, dan berkendaraan dua ratus mil menuju rumah ibunya dan menyerahkan bunga itu langsung kepada ibunya. -Hewett-

…Genta bukanlah genta, sebelum dibunyikan
Lagu bukanlah lagu sebelum dinyanyikan
Cinta disanubari bukan untuk dipendamkan
Cinta bukanlah cinta sebelum dipersembahkan…
-Anonymous-

Posted in Short Diary | Leave a Comment »

Bersyukur dan berjuang dalam kondisi apapun

Posted by yohaneswibowo on November 2, 2009

pikultik tik tik….. (suara bambu kecil yang dipukul oleh penjual bakso pikul)
Hmmpphhh kenyang banget… abis makan bakso langganan yang jualan dari jaman aku sd kayanya…

Sembari aku menikmati semangkok bakso sembari aku berbincang2 dengan pak ndek (Pak pendek begitulah nama bekennya). DIa bercerita semua anaknya telah selesai mengenyam bangku perguruan tinggi, kecuali yang paling kecil masih tingkat terakhir di Poltek Negeri malang.
Anaknya yang pertama bekerja di Jayapura (Papua), yang kedua bekerja di Manokwari (Papua Barat), dan yang ketiga di Medan (Sumatera Barat). Dia juga bercerita keponakannya dia biayai juga untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Cuma kadang2 membayangkan dari jaman aku kecil sampai sekarang dia berjalan memikul dagangnya berjalan dari ujung timur malang dan menempuh puluhan KM untuk berjualan bakso, kadang kalau melewati rumah sambil menyeka keringat karena teriknya panas matahari. Membayangkan bahwa terkadang membawa pikulan seberat itu apalagi disiang hari yang panas dengan tubuhnya yg kecil, pasti capek banget. Tapi dia selalu menyapa pembelinya dengan senyum dan sering melemparkan humor2 segar, tidak pernah tersirat rasa mengeluh dari mukanya, meski kadang saat menawarkan dagangannya banyak orang yang menolak. Tapi saya percaya dia bukanlah orang yang mudah menyerah, bayangin men!!! penjual bakso pikul dengan 4 orang anak yang mengenyam perguruan tinggi ?? OMG…!!
Setelah direnungin… jadi malu dengan diri sendiri, terkadang masalah kecil yang kita hadapi saja sudah mengeluh dan menyerah di tengah jalan. Saat menjalani kehidupan dengan pikulan yang berat dan terik matahari aku percaya ada sebuah kekuatan besar yang memberi pak ndek kekuatan dan semangat, yah… bayang2 dia berfoto dan menghadiri wisuda 4 orang anaknya.
Aku percaya pak ndek bukanlah tipe orang yang mengasihani dirinya sendiri dengan berbagai permasalah berat yang dia alami selama hidupnya. Kemauannya untuk memberikan yang terbaik bagi anak2nya jauh melampaui rasa mengasihani dirinya sendiri…
….
Sejenak aku mulai berpikir, kalau pak Ndek punya sebuah alasan untuk dia berjuang dan tidak patah arang, yaitu “Toga” bagi anak2nya, kalau aku apa yah?
….
Kalau kamu???

Kadang kehidupan yang keras dan penuh permasalahanlah yang membentuk seseorang menjadi seorang pejuang sejati dan tidak mengenal kata menyerah, dan aku mulai bersyukur buat setiap permasalahan yang aku alami dalam hidup ini, itu artinya Sang Pencipta sedang membentuk aku untuk menjadi orang yang luar biasa nantinya.

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. -St. Paul-

Posted in Short Diary | Leave a Comment »

How to find that way ?

Posted by yohaneswibowo on October 17, 2009

Seorang anak muda sedang duduk terdiam di dalam mobilnya yang parkir di tepi jalan, sambil sesekali melepas kacamata hitamnya dan mengernyitkan dahinya. Menoleh ke kiri ke kanan ke depan dan ke belakang, seolah-olah kebingungan. Sesekali dia memperhatikan jam tangan dan mencari kesibukan untuk mengusir rasa bosannya. “Selamat siang pak!” sahut seorang polisi yang tiba-tiba menghampirinya, “Bapak tampak kebingungan, ada yang bisa dibantu pak?”. “Eh… anu… saya mau menuju ke arah Surabaya tapi tidak tahu arahnya, jadi saya berdiam diri disini, siapa tahu nanti ada petunjuk jalan atau seseorang yang menghampiri saya dan membantu menunjukkan arah.” sahut pemuda itu. Sambil tersenyum kecil polisi itu berkata “Ehm… sebaiknya bapak meneruskan perjalanan, sebab di depan sana ada papan petunjuk arah ke Surabaya. Dan sepertinya di jalan ini dipastikan tidak ada pejalan kaki yang lalu lalang di tempat ini, sebab pejalan kaki dilarang untuk berada di dalam jalan tol pak.”

Sekilas cerita ini wajar dan tidak ada yang aneh, tp kalau direnungkan sejenak agak konyol juga apa yang dilakukan oleh pemuda tadi. Mana ada petunjuk jalan yang punya kaki dan tiba-tiba datang menghampiri kita, atau berharap ada pejalan kaki yang lewat di jalan tol. Yang ada juga seharusnya pemuda itu terus berjalan dan menghampiri petunjuk jalan agar dapat dilihat dengan jelas, atau terus berjalan dan menghampiri orang untuk bertanya arah. Bukannya malah menunggu dan membuang waktu dengan berdiam diri.

Kasus ini pulalah yang seringkali menimpa diri kita, ketika dalam sebuah persimpangan, bukannya berusaha bergerak untuk mencari dan menghampiri malah berdiam diri sambil kebingungan (kali ini ga pake garuk2 kepala yah :D ). Dan dengan rohaninya kita sering mempergunakan istilah AKU BERSERAH tanpa berusaha terlebih dahulu untuk melakukan bagian kita, dan berharap turun penyelesaian dari langit jatuh menimpa kita wew…. self pitty banget yah :D Cucian deh lu heheheh… just joke :D

Firman Tuhan berkata “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. “ (Mat6:33). hmmmm jelas-jelas tertulis CARILAH DAHULU it means berusahalah dulu, lakukan bagian kita dulu sampai mentok!!! baru kemudian semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Tuhan melakukan bagiannya). Berserah pada Tuhan bukan berarti berdiam diri tanpa berusaha, tetapi berusaha dengan sekuat tenaga dan pikiran untuk memberi yang terbaik bagi Tuhan apapun kondisi dan keadaan kita. So… kalau kita kebingungan di persimpangan maka berjalan dan hampirilah petunjuk itu, terus berjalan sampai kita menemukan petunjuk. Percayalah saat kita mencari dan berusaha selalu ada jalan dan kasih karunia yang tersedia bagi kita. SYARATnya cuman satu : BERJUANG sampai petunjuk itu kelihatan dengan jelas :D

semoga memberkati :D

Posted in Short Diary | Leave a Comment »

Perspektif

Posted by yohaneswibowo on August 7, 2009

KacamataBeberapa hari yang lalu ketika susah tidur, nggak sengaja lihat romy rafael lagi action di salahsatu stasiun TV swasta. Ada bagian yg menarik, dimana dia mengambil buku kesehatan bebahasa Jepang dan mencari 2 orang (dimana yang satu mengerti sedikit tentang bahasa Jepang dan satu lagi nggak ngerti sama sekali).

Jelas dong kalau yang namanya buku kesehatan ya isinya adalah bahasan serius ttg ilmu kesehatan.
Tapi disini Romy menghipnotis sang cewek apabila melihat buku tersebut dia akan ketawa terbahak2 layaknya membaca buku humor terlucu di dunia, dan kepada yang satu lagi (cowok) ketika membaca buku dia akan sedih karena teringat memori tersedih dalam hidupnya.
Dan ketika Romy berada di tengah kedua orang tersebut dan membuka salah satu halaman bukunya, si cewek yang di sebelah kiri tertawa terbahak2 sementara si cowok yg di kanan menangis tersedu2. Aneh???
Hmmm…. lalu tiba2 terlintas dalam benak gw, seperti itulah kehidupan. Ketika kita dihadapkan pada sebuah permasalahan, semua tergantung pada respon awal kita melihat sebuah permasalahan. Ada sebuah quote yang terkenal yg berbunyi “What you think is what you get” , so… bener banget apa yang ada di pikiran kita itu yang akan kita dapatkan. Ketika seekor rajawali terbang semakin tinggi maka angin yang menerpa semakin kencang dan bayangin aja kalau dia jatuh, tapi kalau kita melihat dari perspektif yang berbeda….. Rajawali itu melihat gunung2 penghalang menjadi lebih kecil dari atas sana.
Gw percaya segala sesuatu yg terjadi di dunia ini selalu ada alasan dibaliknya, dan segala sesuatu ada takaran dan kadarnya sesuai dengan kemampuan kita. Seperti sebuah pemandangan yang dilihat dengan kacamata yang berbeda warna, maka berbeda pula pemandangan yang dihasilkan.
So ketika kita dihadapkan dengan sebuah masalah, mau BETE (marah) atau ENJOY (dihadapi dengan sukacita) adalah sebuah PILIHAN.

MANA YANG KAU PILIH ?

“Even though I walk through the valley of the shadow of death, I will fear no evil, for You are with me; Your rod and your staff, they comfort me.” -King David(ISV)-

Posted in Short Diary | Leave a Comment »

Standar tinggi

Posted by yohaneswibowo on July 22, 2009

trophyoi2 guys…

Tadi pagi2 pas lagi lihat TVone ada interview dengan peraih medali emas dari olimpiade biologi internasional… yang menarik ketika reporter menanyakan ke mereka intinya koq mereka bisa mengerjakan soal dan Indonesia mendapat banyak medali, apa soalnya terlalu mudah atau bagaimana.
Lalu seorang anak yg mendapat medali emas dia bilang kalau, soal2 latihan mereka selama persiapan di Indonesia sebelum berangkat ke olimpiade relatif jauh lebih susah daripada soal2 yang diajukan selama pertandingan. Jadi tentu aja mereka dapat mengerjakannya dengan cepat dan hasilnya excellent….

Tiba2 jadi terbesit suatu hal :
Bukankah saat kita di dalam persekutuan di dalam gereja kita seharusnya memiliki standar yg lebih tinggi dari standar dunia, dan mendapat latihan “Soal” yang sulit sehingga memampukan kita untuk menghadapi persoalan kehidupan sehari2?
Sudah saatnya gereja menghasilkan orang2 yang menjadi jawaban, menghasilkan pebisnis handal, professional cemerlang, orang2 yang memiliki skill dan keterampilan yang gemilang, mahasiswa dan siswa yang berprestasi. Bukannya hanya menjadi sarang persembunyian pesakitan.

Oh my God habis dapet gitu rasanya nampar banget.. iya yah. Itu makanya kenapa pebisnis Kristen paling anti untuk merekrut orang2 gereja untuk menjadi karyawannya, karena seringnya hanya mengandalkan belas kasihan tanpa memiliki skil yang lebih baik dari mereka yang bukan orang percaya (trus pake alasan: tolonglah khan kita sama2 orang Kristen)…..
Seringnya pemuda dalam gereja hanya memiliki nilai pas2an atau jelek dan menjadikan pelayanan sebagai alasan nilai mereka jelek, wew kapan jadi terang??

hmmmm…. perkataan yg ku dapat ini juga kena banget buat aku…
So guys… ayo kita sama2 bangit dan jadi terang beneran bukan jago kandang aja.. Ayo sama2 jadi pelajar&mahasiswa teladan, Professional cemerlang, pebisnis handal, dan tetap excellent dalam setiap hal yang kita lakukan. pasti BISA !!!!

GBU

Posted in Short Diary | Leave a Comment »

Menyemangati dan menampar diri sendiri

Posted by yohaneswibowo on July 17, 2009

tonjok!Huffff susar tidur nie, jadi akhirnya nulis2….
Capek banget sehari ini, kerjaan ga numpuk tapi rada ruwet.. wew SWT !!!
Mulai muncul sedikit rasa jenuh, ga seperti biasanya … heran….
Tapi apapun itu rasanya, pokoknya tetap diresponi dengan positif … tetep ambil keputusan buat antusias dan excited (meski rada maksa :D )

Tiba2 nongol en terlintas di pikiran, semisal hidup ini kaya termometer. APa jadinya yah kalau cuman ada di batas minimal terus?
Jadi teringat monyet yang dijebak dengan segenggam kacang dalam botol kaca, gara2 serakah masuklah tanggannya dan terjepit di botol karena terus menggenggam kacang dan tidak mau melepaskan hmmmm
ga nyambung sih tapi bisa disambungin…. coba kalau si monyet mau melepaskan genggaman kacang, pasti tangannya bisa terlepas dari botol kaca itu…

iya yah… apa jadinya kalau kita hanya hidup di batas minimal, cuman berusaha memuaskan hati sendiri dan ga memikirkan orang lain? malah lebih parahnya lagi sering kita berbuat baik tapi hanya karena ingin memuaskan hati karena kita sekedar memenuhi syarat minimal kehidupan. merasa puas dengan apa yang ada digenggaman tangan dan ga mau melepaskannya… eh jadi mirip si MONYET hahahah… kejepit deh tangannya di botol dan ga lepas2… heheh padahal di depan mata sudah menanti makanan yang jauh lebih nikmat dan lebih berharga dari segenggam kacang… wow ada BAKSO BAKAR !! hahahah… *apa sih ??? yg ini asli geje wkwkwk…

Jadi…. istilah “ASAL DAPUR NGEPUL” harusnya ga boleh berlaku ya??!!
hmmmm jadi …. tolong yah!!!! ITU HATI PIKIRAN PERASAAN DAN KEHENDAK ditertibkan sejenak heheh… lihat barang bagus di permukaan aja jangan langsung main EMBAT seenaknya aja hahahah… *lho koq tambah ga nyambung???

Karena hidup ini ternyata “meaningfull” kalau kita mau bersabar dan tekun, jangan kaya monyet dan termometer… pengen jadi kaya lance amstrong yang setiap lomba bukan berkompetisi dengan pembalap lainnya, tapi berkompetisi dengan diri sendiri untuk memecahkan rekor diri sendiri… waaahhhh kerennn… :D

LIVE STRONG !!

Posted in Short Diary | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.