EXCELLENCY

BEST PROCESS PRODUCING BEST RESULT

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

MENAHAN DIRI

Posted by yohaneswibowo on June 2, 2010

Kita anak muda terkenal dengan semangat dan emosi yang menggebu-gebu, tapi baru aja aku belajar tentang satu hal:

Ketika kita kesal dengan seseorang janganlah terburu-buru kita menilai seseorang karena apa yg dia lakukan yang membuat kita kesal, tapi belajarlah untuk melihat alasan dibaliknya. Barangkali kitalah yg salah menilai. Cobalah bicara baik-baik secara pribadi dan tanyakan alasannya dan jangan keluarkan emosi atau penilaian pribadi atau perkataan yang mungkin secara ga sadar bisa menyakiti hati orang lain.
Karena meski kita merasa benar tapi jika dikuasai oleh emosi bisa saja apa yang kita lakukan bisa menjadi salah.

Kalau ternyata kita yang berada diposisi yang dihakimi, belajarlah untuk menahan diri.
Dengarkan semua keluh kesah orang tersebut, enak atau enggak omongannya, terima aja dan jangan dipotong, dengarkan sampai selesai. Sesudah itu, jangan membela diri, tapi jelaskan kondisi yang ada dengan tenang dan baik (tarik nafas dalam2 kalau perlu heheheh….). Dan jangan lupa akhiri dengan kata : “…. kalau misalnya apa yang saya lakukan kurang berkenan saya minta MAAF….” .
Kalau masih ngotot dan marah2 biarin aja, tp klo kita sudah merasa kita sudah ga mampu menahan diri akhiri saja pembicaraan dengan baik-baik dan lari (kaya waktu Yusuf di goda tante Pot hehehehe) daripada bikin dosa tambahan ahahahahah……

Saat kita sudah tenang, ambil waktu sebentar untuk instropeksi disisi yang mana kita salah sehingga menimbulkan miskomunikasi (bukan miss universe, klo yg itu cantik ahahahaha….). Dan berdoalah kepada Tuhan dengan segala keluh kesahmu (percaya dicoba aja dulu jgn diprotes, pasti lega rasanya ahahahaha…..).

Dan setiap bertemu kembali dengan orang tersebut kasih senyum aja, klo masih mengomel-ngomel sebaiknya dihindari aja daripada merusak mood kita :-)

BUKAN MASALAH SIAPA YANG SALAH DAN SIAPA YANG BENAR, TAPI RESPON KITA MENENTUKAN WAKTU PENYELESAIAN MASALAH KITA

RESPONSIBILITY (Tanggungjawab) = RESPONSE + ABILITY
*Kemampuan kita untuk merespon setiap masalah

“Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.” (Amsal16:32)

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

HIDUP MENGANDALKAN TUHAN

Posted by yohaneswibowo on May 31, 2010

Apa itu suara Tuhan? Bagaimana cara mendengar suara Tuhan? Bagaimana membedakan hikmat manusia dan hikmat Tuhan? Bagaimana bila dua orang saling mengakui mereka mendapatkan suara Tuhan dan masing-masing dengan argumentasi alkitabnya? Bagaimana membedakan suara Tuhan dengan apa yang menjadi kehendak kita yang rohani?
Sering kali kita selalu mendapatkan jawaban yang general (umum) atas setiap pertanyaan ini, dan bahkan seringkali malah setiap hal yang kita rancangkan atau lakukan terintimidasi oleh pertanyaan ini dan membuat kita lambat dalam mengambil keputusan dan justru malah ternyata melewatkan Kairos yg Tuhan beri…….

Alkisah disuatu puncak bukit pegunungan tertinggi didunia….

Seorang pendeta sedang bersyafaat dengan segerombolan jemaatnya karena air bah melanda bumi dan membuat mereka terjebak di sebuah gereja yang merupakan harapan hidup terakhir mereka…..
“Tenang saudara-saudaraku sekalian, kita akan berdoa dan meminta pertolongan dari Tuhan, karena kita yakin Dia tidak pernah terlambat.Kita akan berdoa sungguh-sungguh mencari kehendak Tuhan, supaya Dia berbicara apa yang harus kita lakukan.”

Lalu berdoalah mereka bersungguh-sungguh dan menaikkan pujian kepada Tuhan dengan hati yang hancur…. tak lama kemudian air mulai menggenangi gereja setinggi mata kaki, beberapa diantara mereka mulai takut dan mulai berteriak “Tuhan, selamatkan kami! Tolonglah kami!”
Sementara pendeta itu terus berdoa dan sampai detik itu seolah-olah Tuhan tidak berbicara apapun juga kepadanya “Tuhan kenapa engkau berdiam diri dan tak berbicara apa yang harus aku lakukan?”

Tiba2 sayup2 terdengar suara “Hei… kalian yang didalam ayo cepat naik ke perahu kami..!!” Beberapa orang jemaat mulai bersorak kegirangan dan mereka mulai menaiki perahu, tetapi pendeta itu menahan beberapa jemaat dan berkata jangan naik, karena Tuhan belum berbicara apapun juga kepadanya dan dia yakin bahwa Tuhan akan datang membawa mujizat menyurutkan air bah itu. Maka tersisalah beberapa jemaat bersama pendeta sementara yang lain sudah naik ke dalam perahu dan meninggalkan mereka.

Tak lama kemudian terulang kembali hal yang sama, seorang berteriak2, tetapi sekali lagi pendeta tersebut tidak mendapatkan suara Tuhan apapun di dalam doanya. Jemaat yang tersisa mulai bingung apa yang hars mereka lakukan, tetapi akhirnya mereka naik semua ke atas perahu sementara air sudah setinggi dada orang dewasa. Dan tersisalah si pendeta tersebut di gereja.

Dengan meneteskan air mata kemudian dia berdoa lagi sampai akhirnya meninggalah dia karena tenggelam di dalam gereja. Kemudian saat rohnya terangkat ke tahta kerajaan surga pendeta ini bertanya kepada Tuhan yang ada ditahtanya, “Bapa bukankah aku berseru dan berdoa kepadaMu, tetapi kenapa engkau tidak datang dan bahkan tidak berkata apapun juga kepadaku?”. Sahut Bapa di surga “Anakku, aku mendengar seruan kesungguhan hati doamu dan mereka semua, bukankah aku telah mengirimkan kepadamu 2x orang yang membawa kapal supaya engkau selamat?”…..

Berapa banyak diantara kita yang selalu mengidentikkan pekerjaan Tuhan yang dahsyat dengan hal-hal supranatural dan spektakuler? Yah Tuhan kita memang dahsyat dan spektakuler, Dia banyak melakukan hal2 supranatural atas hidup kita karena Tuhan kita memang dahsyat dan ajaib. Tetapi kadang Tuhan melakukan hal-hal dahsyat dalam hidup kita melalui kejadian2 yang sederhana. Hanya saja kepala kita sudah terdoktrin bahwa Tuhan hanya melakukan hal-hal dahsyat menurut ukuran kita, seperti kita menonton pertunjukkan-pertunjukkan spektakuler para pesulap.

Sadarkah kita bahwa kita sering membatasi suara Tuhan dan pekerjaanNya dengan kotak yang besarnya hanya sebesar pikiran kita? Bahwa Tuhan hanya berbicara audible (meski juga Tuhan sering berbicara secara audible melalui hati saya, dan saya tau yah itu Tuhan), atau saat kita butuh pendapat Tuhan berbicara layaknya kita membuang undi (meskipun juga Dia sering memberikan tanda-tanda yang ajaib dan tak terpikirkan oleh pemikiran kita).

Ingatlah bahwa Tuhan bekerja dan berbicara dengan cara yang tidak dapat kita batasi dengan pengetahuan kita, dia berbicara melalui pemimpin kita, melalui orang-orang disekitar kita yang mungkin kita tidak sukai, atau bahkan secara langsung ketelinga dan hati kita, who know?

Terbesit sebuah impresi yang kuat dalam hatiku beberapa saat yang lalu, bahwa hubungan kita dan Tuhan dianalogikan dengan hubungan kita dan bapa kita di dunia. Saat kita kecil kita tidak tahu bahkan saat makan atau pakaian orang tua kita yang menentukan. Bahkan kita sering bertanya banyak hal untuk setiap hal apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan. Seiring dengan kedewasaan kita, saat hati kita melekat kepada hati bapa kita, kita mulai memahami sesuai dengan apa yg bapa pernah ajarkan kepada kita. Hal-hal yang pernah kita jalani, kita mulai mengerti mana yang menyenangkan atau mendukaan hati bapa kita. Semakin dewasa kita mulai bisa belajar untuk mengambil sebuah keputusan meski kadang2 kita belajar untuk taat atas setiap intervensi atas beberapa keputusan yang kita ambil dari bapa kita. Dan melalui setiap hal itu seumur hidup kita terus belajar hal-hal yang baru, dan ga akan pernah berhenti untuk belajar.

so… be wise… ayo belajar untuk tidak membatasi bagaimana cara Tuhan berbicara atas kita, mari kita belajar bahwa Tuhan berbicara dan bertindak dengan cara yang Dia mau. Meskipun kita bisa meminta tanda kepadaNya, tetapi janganlah kita kecewa dan kadang terlalu memaksakan diri apabila Dia memberikan tanda tidak sesuai dengan apa yang kita mau. Tapi bila Dia memberikan tanda yang kita minta maka belajarlah untuk mentaatinya dengan sepenuh hati. Jangan takut dan jangan menutup diri atas hal-hal yang baru yang Tuhan beri. BERDOA DAN BERTANYA KEPADA TUHAN ADALAH MUTLAK DAN WAJIB SEBELUM KITA MELANGKAH. God speed!

Tuhan akan bergerak bila kita mau bergerak juga, dan DIa akan bergerak melalui orang lain apabila kita berhenti bergerak.

NB:
Guys ini sebuah catatan dengan impresi yang kuat mendadak muncul dihatiku, ayo diuji ramai-ramai dan beri masukan untuk hal yang satu ini supaya kita bisa saling belajar siapa tahu kalian mendapat hikmat yang jauh lebih spesifik dari hal ini

O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! (Rm11:33)

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Indahnya tak seindah dirimu

Posted by yohaneswibowo on May 7, 2010

Suatu senja yang cerah di tepi gemercik sungai,
suara jangkerik dan kicauan burung bersahut-sahutan.
Deruh air yang menerpa bebatuan
seakan-akan berpadu dengan desis daun tertiup lembutnya angin gunung yang menari-nari

Setetes embun begitu lincahnya melompat dari dedaunan,
saling berkejar-kejaran dengan penuh canda tawa.
Seakan tak peduli dengan hiruk pikuk dunia,
mereka saling tertawa dan bersenda-gurau.

Melompat dari selembar daun dengan indah kedalam sungai,
melenggak-lenggok mengikuti tarian sungai,
sesekali melompat dan menghempas bebatuan yg berkilau.

Sekawanan air yg bergurau dengan penuh sukacita,
membuat kerumunan lumut hijau sirik dan hanya terpukau,
memandang dari jauh dan hanya berangan,
“Seandainya aku adalah mereka”.

Tapi kehidupan mereka bagai kincir angin yang tak berdaya,
meluncur dari bebatuan gunung ke samudera raya,
menguap dan terbang melayang ke angkasa,
bergumul dalam badai nan kelam,
jatuh terhempas terjerembab ke daun dan bebatuan.

Bersyukurlah kita bukan mereka,
yang bisa memilih kapan menangis dan tertawa.
Bersyukurlah kita bukan mereka,
yang meski tertawa tapi tak berdaya.

Karena kamu lebih berharga, jauh lebih berharga,
dari kawanan air, kerumunan daun, ataupun bebatuan indah.

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.